Pemerintah Desa Baru menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) untuk tahun anggaran 2026 dan Rembuk Stunting di Aula Desa Baru pada Rabu, (30/07/2025) pagi.
Kepala Desa Baru, Eet Roskayudi Aroy dalam paparan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) mengatakan penyusunan RKPDes tetap mengacu pada pagu anggaran tahun sebelumnya sebagai acuan penyusunan RKPDes tahun 2026.
“Program prioritas yang diamanahkan pemerintah pusat akan tetap dilakukan sebagai bagian rencana kerja pemerintah desa,” ungkap Kades Eet.
Soal penanganan stunting, Kades Eet juga mengatakan bahwa setiap tahunnya Pemerintah Desa selalu mengalokasikan anggaran dalam APBDes untuk penanganan stunting di Desa Baru.
“Untuk angka stunting sendiri di Desa Baru relatif masih tergolong rendah. Saya minta untuk keluarga yang memiliki anak balita untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu yang dilaksanakan oleh desa,” ujar Kades Eet.
Dalam sambutannya Hendra Permana menyampaikan apresiasi atas kinerja pemerintah Desa Baru yang telah melaksanakan kegiatan rutin tahunan yaitu dalam menyusun RKPDes.
“Dalam waktu dekat ini kita ada kegiatan khusus pencegahan dan penanggulangan Karhutlah (Kebakaran Hutan dan Lahan). Hal ini mengingat memasuki musim kemarau. Saya minta agar Desa tetap siaga,” ujar Hendra Permana.
Terkait stunting, Hendra mengatakan masih menjadi perhatian nasional oleh karena itu Pemerintah Desa wajib mendukung program pencegahan dan penanggulangan stunting.
“Persoalan stunting juga menjadi program nasional yang harus di dukung agar generasi muda yang lahir menjadi generasi sehat dan cerdas,” tutup Hendra.




