Kepala Desa Baru, Eet Roskayudi Aroy meninjau langsung 3 unit rumah warganya yang roboh di Dusun Istana II, Desa Baru, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi pada Rabu, (12/03/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang di himpun dan beberapa saksi mata mengatakan bahwa penyebab robohnya 3 unit rumah milik warga Ujang Husni dan Tini disebabkan abrasi atau pengikisan tanah ditepian Sungai Melawi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan belum diketahui berapa kerugian yang di alami pemilik rumah.
Menurut salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan bahwa sekitar pada pukul 14.00 WIB secara tiba-tiba rumah tersebut roboh dan membuat heboh warga sekitar.

“Kami kaget tiba-tiba 3 buah rumah itu roboh, syukurnya di dalam runagtidak ada orang di dalam rumah itu,” ujar salah seorang warga.
Melihat kejadian tersebut beberapa warga menghubungi perangkat desa untuk melaporkan kejadian tersebut. Dengan sigap Kepala Desa Baru, Eet Roskayudi Aroy merespon laporan dari perangkat Desanya dan mendatangi lokasi kejadian.
“Kami bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saya mengimbau kepada warga yang tinggal di tepian Sungai Melawi agar berhati-hati. Karena setiap tahun di sepanjang tepian Sungai Melawi mengalami abrasi atau pengkisian tanah,” ucap Kades Eet sapaan akrabnya.
Dengan adanya insiden tersebut, Kades Eet juga meminta perhatian Pemerintah untuk mengatasi abrasi di Sungai Melawi khususnya di Desa Baru. Ia juga mengatakan bahwa masih banyak warga yang tinggal di tepian Sungai Melawi.
“Kami berharap dengan adanya insiden ini ada perhatian dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk mengatasi abrasi di tepian Sungai Melawi di wilayah Desa Baru,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Desa Baru juga memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban dan bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Desa. Insiden tersebut pun diketahui oleh BPBD Kabupaten Melawi yang hadir ke lokasi kejadian.
“Himbauan untuk warga khususnya untuk rumah di pinggiran sungai untuk selalu berhati-hati, apabila rumah sudah miring atau tidak layak huni untuk segera ditinggalkan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbaunya.




